Kamis, 28 April 2016

27 april 2016



27 april 2016
....
Hari ini aku belajar banyak sekali ilmu-ilmu baru. Bangun pagi tadi aku gunakan untuk menonton film, aku nonton 3 film, judul filmnya Fiksi, 3doa 3 cinta dan Kala. Ketiganya film indonesia, dan ternyata bagus-bagus,semuanya memiliki cerita yang menarik. Aku kira film indonesia gitu-gitu aja, cuman cerita-cerita serem atau cerita cinta murahan. Ternyata aku salah.
Aku nonton film bareng rif’an, temanku satu kamar di mabna al-ghozali. Rif’an itu temanku sejak dulu, sejak aku masih mondok di ma’had ar-roudlatul ilmiyah kertosono, nganjuk. Kami sama-sama kuliah di univesitas islam negri maulana malik ibrahim (UIN MALIKI) malang. Kami Cuma beda jurusan, saya masuk jurusan al-ahwal asy-syakhsyiyah di fakultas syariah, dia di jurusan pendidikan bahasa arab fakultas ilmu tarbiyah dan keguruan (FITK).
Oh iya.... setahun kuliah di malang, aku tinggal di asrama ma’had sunan ampel al-ali. Tepatnya di kamar no. 27 lantai 3 mabna al-ghozali. Mabna yang paling dekat dengan masjid at-tarbiyah uin maliki malang. Gak terasa sudah hampir satu tahun aku tinggal di ma’had, sebentar lagi aku harus pindah. Kurang lebih sebulan lagi masa asrama di uin berakhir. Ada sedikit rasa sedih tapi selebihnya senang karena sebentar lagi aku bebas mau ngapain aja, gak ada lagi jam malam, ngaji ini itu dan sederet kegiatan ma’had yang membosankan. Semoga allah tetap menjagaku pada jalan-Nya.
Selepas dhuhur aku ada kuliah, mata pelajaran sejarah peradilan islam. Gak ada yang spesial, cuman datang, duduk, diam terus pulag. Benar-benar gak ada yang spesial.
Selepas kuliah reguler ada kuliah wajib program pengembangan bahasa arab (PPBA) ya walaupun ppba ini lebih membosankan lagi, setiap hari dari senin sampai jum’at dari jam 14:00 sampa jam 20:00 kuliah bahasa arab tiada henti selama setahun penuh. Tapi tetep harus dijalankan, karena ada bobot sks-nya dan kalau gak lulus harus ngulang kuliah dari awal. Pokoknya semangat absen aja dah.
Setelah ppba aku ke sekret UKM UAPM inovasi. UKM UAPM inovasi itu singkatan dari  unit aktifitas pers mahasiswa inovasi, tempat jurnalis mahasiswa buat mengembangkan diri. Aku medaftar ke ukm ini karena aku ingin mengembangkan dan memperdalam pengetahuanku tentang jurnalistik. Karena menurutku menjadi jurnalis itu keren, bisa tahu banyak informasi, membuat opini publik dan tentunya tulisannya lebih ringan dan informatif. Jadi banyak teman-teman bisa baca tulisanku tanpa mengerutkan dahi karena bingung.
Aku biasanya menghabiskan banyak waktu kosong di sekret inovasi. Selain tempatnya nyaman, juga banyak kakak-kakak yang bisa diajak ngobrol berbagai hal, dari ilmu tentang jurnalistik dan pengalaman-pengalaman mereka selama menggeluti dunia jurnalisme. Walaupun lebih banyak aku cuma tidur-tiduran.

Kamis, 17 September 2015

aku hari ini

mungkin agak sulit aku memulai untuk kembali menulis, hari-hariku terlalu sibuk mengerjakan tugas dan mencoba bangkit.kuliah ternyata menuntutku untuk aktif dalam segala hal, tidak lagi pasif seperti dulu waktu aku masih duduk di bangku sekolah menengah atas(SMA). dulu hanya turut aturan datang mendengarkan teori-teori yang bikin gila,ngerjakan PR, dan selebihnya bermain.
di bangku kuliah ini aku lebih banyak baca buku sendiri, cari persoalan di jawab sendiri, ngerjain tugas di bahas sendiri. agak sulit memang diawalnya, tapiaku tetap berusaha. karena bisa sampai sini sudah merupakan keajaiban buatku. ada tidak orang rang berpikiran sama denganku? bisa kuliah itu keajaiban!
aku mungkin terlalu bodoh, atau aku sering merasa bodoh. bukannya aku gak pinter, tapi setelah bertemu banyak manusia-manusia yang tekun dalam mendalami bidang keilmuan dan menjadi orang yang tinggi derajatnya, aku jadi merasa menjadi orang paling bodoh di dunia. mungkin mereka tak sepenuhnya pandai dalam segalahal. tapi kemauannya untuk menjadi maju dan menjadi tahu itu yang membuat mereka tinggi derajatnya.
aku jadi berfikir apa aku bisa jadi seperti mereka?  

Sabtu, 18 Juli 2015

Harapan

Kamu pegang omongan saya.
Tapi kamu gak tanya.
Saya gak ngomong.
Kamu tanya. Saya jawab.
Bukan omongan saya.
Tapi kamu pegang jawaban saya.
-pengharapan datang dari usaha yg kita tanam, bukan menanti yg bahkan kita tidak punya bibitnya.

Senin, 25 Mei 2015

HAIKU-Pagi

Eembun Pagi 
membawa wangi mengharumkan bunga
hati yang bersemi.

Minggu, 24 Mei 2015

SAKIT HATI



sakit hati adalah suatu metafora umum yang digunakan untuk menjelaskan sakit emosional atau penderitaan mendalam yang dirasakan seseorang setelah dihianati atau disakiti seseorang.

 . Frasa ini mengarah pada sakit fisik
yang dirasakan seseorang di dada sebagai dampak kehilangan tersebut, tetapi ada pula perpanjangannya yang meliputi trauma emosional ketika perasaan tersebut tidak dialami sebagai wujud sakit somatik. Meskipun "Sakit hati" biasanya tidak memberi kerusakan fisik apapun pada jantung,

sakit emosional ini tidak mudah sembuh, karena ibarat papan di paku, lalu paku itu di cabut pasti meninggalkan bekas yang tidak mudah hilang.

dalam islam ada beberapa kiat menghindari sakit hati, diantaranya kalau gak salah (berarti betul) adalah:
1. Muhasabah Diri
Sebelum kita menyalahkan orang lain, seharusnyalah kita melihat diri kita sendiri. Mungkin kita sakit hati oleh kata – kata saudara kita, padahal dia tak bermaksud menyakiti. Cuba bertanya pada diri sendiri, mengapa saudara kita  bersikap demikian.
Jangan-jangan kita sendiri yang telah membuat kesalahan kepadanya.

2. Menjauhkan Diri dari Sifat Iri Hati Dan Dengki
Iri hati dan dengki adalah beberapa ruang  yang menjadi pintu bagi syaitan untuk memasuki hati manusia.
Angan – angan yang berlebihan, dapat membuat seseorang buta dan tuli.
 Bila tidak dilandaskan iman, seorang yang berangan – angan cenderung akan melakukan berbagai cara untuk mendapatkan apa yang dicitanya.
Demikian sifat iri hati dan dengki.
Sifat ini berasal dari kecintaan terhadap hal-hal yang bersifat material, kehormatan, dan pujian. Manusia tidak akan tenang bila dalam hatinya ada sifat ini.
Manusia juga tak akan pernah berasa bersyukur, kerana selalu merasa kurang. Dia selalu memandang ke atas, dan seolah tidak rela melihat orang lain memiliki kelebihan melebihi dirinya. Maka hapuskanlah terlebih dahulu sikap cintai dunia, sehingga dengki  menghilang
Rasulullah bersabda,
“Tidak boleh dengki kecuali kepada dua orang. Iaitu orang yang diberi harta oleh Allah, kemudian membelanjakannya di jalan yang benar. Dan orang yang diberi hikmah oleh Allah, kemudian memutuskan persoalan dengannya dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari).

3. Menjauhkan Diri dari Sifat Amarah dan Keras Hati.
Bila marah telah timbul dalam hati manusia, kadangkala manusia bertindak tanpa pertimbangan akal. Jika akal sudah lemah, tinggallah hawa nafsu. Dan syaitan pun leluasa melancarkan serangannya, lalu mempermainkan diri manusia.

4. Memupuk Sifat Pemaaf.
“Jadilah engkau pemaaf, dan suruhlah orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.” Surah Al-A’raf : 199.
Allah sang Khaliq, Maha Pemaaf terhadap hambaNya. Tak kira sebesar gunung atau sedalam lautan kesalahan seorang hamba, jika dia bertaubat dengan sungguh-sungguh, maka Allah akan membukakan pintu maaf selebar-lebarnya.
Kita sebagai manusia yang lemah, tidak sepatutnya berlaku sombong, dengan tidak mahu memaafkan kesalahan orang lain, sebelum dia meminta maaf. Insya Allah, dengan begitu, hati akan lebih terasa lapang.
Rasulullah bersabda,
“Bertakwalah kepada Allah di mana engkau berada, tindaklanjutilah kesalahan dengan kebaikan, nescaya kebaikan tersebut menghapus kesalahan tersebut, dan bergaulah dengan manusia lain dengan akhlak yang baik.” (HR. Hakim dan At-Tirmidzi).

5. Husnuzon (Berprasangka Baik).
Allah berfirman:
“Hai orang-orang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sesungguhnya sebahagian prasangka itu adalah dosa. Dan janganlah kalian mencari-cari kesalahan orang lain, dan janganlah sebahagian kalian mengejek sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.” (QS. Al-Hujurat : 12).
Adakalanya seorang muslim berburuk sangka terhadap seorang muslim lainnya sehingga dia memperkecilkan orang lain. 
Dia mengatakan macam-macam tentang orang lain, dan mengatakan dirinya lebih baik.
Tentu, perkara ini  yang tidak benar.
 Setiap muslim harus mengawasi diri terhadap titik-titik  yang cenderung untuk  memancing tuduhan, agar orang lain tidak berburuk sangka kepadanya.

6. Ikhlaskan Diri.
Ikhlas adalah kata yang ringan untuk diucapkan, tetapi cukup berat untuk dilakukan. Orang yang ikhlas dapat meniatkan segala tindakannya kepada Allah.
 Dia tidak memiliki jiwa yang bersifat duniawi. Apabila Allah mengujinya dengan kenikmatan, maka dia bersyukur.
Bila Allah mengujinya dengan kesusahannya pun, dia bersabar.
Dia selalu percaya bahawa Allah akan sentiasa memberikan yang terbaik kepada hambaNya.
 Orang yang ikhlas akan lebih mudah menangani hatinyanya untuk selalu menyerahkan segalanya hanya kepada Allah. Hanya kepadaNyalah dia mengantungkan harapan.


Hampir setiap orang tentu pernah mengalami sakit hati dalam hidupnya.
Baik dalam keluarga, bersahabat, mahupun bermasyarakat.
Sebagaimana sifat sedih dan gembira, rasa  ini adalah suatu kewajaran dalam hidup manusia.
Apatah lagi,  manusia adalah mahluk yang bersosial, yang dalam setiap interaksinya tidak lepas dari kekhilafan.
Sebab-sebab datangnya perasaan ini pun bermacam-macam.

Dari masalah yang simple hingga masalah besar, dapat menjadi penyebabnya.
Misalnya bermula dari perbedaan pendapat, adanya konflik atau ketidakserasian, sehingga iri hati dan dengki.
Bila perasaan ini dibiarkan terlalu lama membengkak dalam hati, maka akan tidak sihatlah hati itu. Pemiliknya pun akan stress dan tidak akan ceria. Lebih parah lagi, perkara ini dapat menjauhkan manusia dari RabbNya.
Na’udzubillaahi mindzaalik.


Memaafkan  adalah bentuk rasa cinta yang tertinggi dan yang terindah,
Sebagai balasannya kita akan menerima kedamaian dan kebahagiaan yang tak terhingga.
Kadangkala, sulit membiarkan cinta membimbing kita pada saat hati kita disakiti oleh orang lain.
Tetapi, biarpun luka hati itu kecil atau besar kita tidak akan boleh benar-benar bahagia sebelum memberi maaf..